Tag: cara budidaya jamur tiram

Cara Merawat Baglog

Cara Merawat Baglog

 

Cara Merawat Baglog
ada beberapa cara menyusun baglog, yaitu dengan diletakkan secara vertikal dan horizontal.meletakkan Secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas sedangkan cara horizontal lubang baglog menghadap ke samping.

Cara budidaya jamur tiram ini memiliki kelebihan masing-masing. Misal disusun secara horizontal akan lebih aman dari siraman air.Karena jika penyiraman berlebih, air tidak akan masuk ke dalam baglog.

Selain itu, untuk melakukan panen lebih mudah. hanya saja, dengan cara horizontal ini lebih banyak memakan ruang.

Berikut cara budidaya jamur tiram dan perawatannya:

– Cara menyusun baglog, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Jika lantai terbuat dari tanah, Maka siram air untuk menambah kelembaban.

– Selanjutnya potong ujung baglog untuk memberikan ruang tumbuh lebih luas. Biarkan selama 3 hari, dan jangan disiram. Cukup siram pada bagian lantai saja.

– Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan, maka akan semakin baik. Anda bisa menyiramnya 2 – 3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung. Kamu tetap perlu menjaga suhu pada kisaran 16 – 24 derajat selsius.

Budidaya jamur tiram

 

Jamur tiram adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dinamakan dengan sebutan King Oyster Mushroom. Jamur tiram memiliki tangkai yang tumbuh menyamping dan bentuknya seperti tiram sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial yaitu Pleurotus ostreatus.

Bagian kepala jamur berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, hingga putih. Dengan permukaan yang hampir licin berdiameter 5–20 cm yang bertepi kepala mulus sedikit berlekuk. Jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3 serta miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat.

Di alam bebas jamur tiram bisa dijumpai di sepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk. Tubuh buah terlihat saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah melapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang karena jamur tiram adalah salah satu jenis jamur kayu.

Secara komersial, budidaya jamur tiram sangat menguntungkan lho. Saat ini jarum tiram mulai banyak diminati masyarakat. Misalnya sebagai bahan sayur mayur, membuat krispi jamur atau camilan ringan.

Budidaya jamur tiram tergolong mudah tapi harus dilakukan dengan benar. Tidak sedikit yang mengalami kegagalan ketika membudidayakan tanaman bernama latin Pleurotus ostreatus ini.